Show simple item record

dc.contributor.authorWirastuti, Kadek Galuh Putri
dc.date.accessioned2019-02-01T04:55:42Z
dc.date.available2019-02-01T04:55:42Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1819
dc.description.abstractAlam Tirta Outbound adalah perusahaan penyedia jasa outbound di Bali yang pada saat berjalannya bisnis masih mengalami kunjungan pelanggan yang kurang maksimal dikarenakan oleh pengaruh low season dan high season. Hal itu disebabkan karena sebelumnya hanya terpaku pada cara pemasaran business to consumer sehingga perusahaan ingin memperluas jaringan pemasaran dengan cara business to business dengan cara menargetkan instansi atau perusahaan sebagai pelanggannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dipertimbangkan sebuah instansi dalam memilih lokasi untuk outbound tahunan yang dilakukan oleh perusahaannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Sampel pada penelitian ini adalah 2 perusahaan calon customer dan 2 perusahaan yang sudah pernah berkunjung ke Alam Tirta Outbound. Metode analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini menunjukan ada tiga pertimbangan penting pada sebuah perusahaan dalam memutuskan pembelian sebuah jasa outbound untuk melakukan kegiatan tahunannya, yaitu terdiri dari anggaran, lokasi dan fasilitas.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectpemasaran bisnis ke bisnis, keputusan pembelian bisnis, low season, high season, pelatihan outbounden_US
dc.titleEKSPLORASI FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN INSTANSI ATAU PERUSAHAAN DALAM MEMILIH OUTBOUNDen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record