| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cash
turnover, inventory turnover, dan receivable turnover terhadap ROE (Return On
Equity) baik secara individu maupun secara bersama-sama. Populasi dari
penelitian ini adalah laporan keuangan dari D’Choco Factory yang terdiri dari
laporan laba-rugi dan laporan neraca, sedangkan sampel yang digunakan adalah
data dari laporan laba-rugi dan laporan neraca mulai periode bulan Januari 2013
sampai bulan Agustus 2014 (terhitung dua mingguan). Metode yang digunakan
dalam mengumpulkan sampel untuk penelitian ini adalah studi dokumentasi.
Terdapat empat variabel dalam penelitian ini, yaitu perputaran kas, perputaran
persediaan, dan perputaran piutang yang merupakan variabel bebas dan ROE
(Return On Equity) yang merupakan variabel terikat. Metode-metode yang
digunakan dalam penelitian ini antara lain analisis deskriptif, regresi linier
berganda, Uji F, uji t, koefisien determinasi, uji normalitas, uji multikolinearitas,
uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perputaran kas berpengaruh
secara signifikan dan individu terhadap ROE, terbukti dari nilai signifikan yang
menunjukkan 0.038 (< 0.05). Hal serupa juga terjadi pada perputaran persediaan
dan perputaran piutang yang masing-masing memiliki pengaruh secara signifikan
dan individu terhadap ROE, terbukti dari nilai signifikannya yaitu 0.004 dan 0.01
(keduanya < 0.05). sedangkan perputaran kas, perputaran persediaan, dan
perputaran piutang secara bersama-sama juga berpengaruh terhadap ROE dengan
nilai signifikan 0.01 (< 0.05). | en_US |