ANALISIS KELAYAKAN PENERAPAN MODEL DISTRIBUSI OLEH THIRD PARTY LOGISTIK (3PL) DI PABRIK REMBANG PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk.
Abstract
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) yang merupakan salah satu
pemain utama di industri persemenan Indonesia memiliki proporsi biaya distribusi
yang cukup tinggi yakni sekitar 23.6%. Besarnya komponen biaya distribusi ini
menunjukkan pentingnya inovasi di dalam proses distribusi SMGR dengan tujuan
untuk meminimumkan biaya distribusi sehingga secara langsung dapat
meningkatkan keuntungan dan daya saing perusahaan ditengah persaingan di
industri semen yang semakin meningkat. Salah satu bentuk inovasi itu adalah
dengan menerapkan sistem third party logistic (3PL). 3PL berperan penting
sebagai koordinator logistik di SMGR dikarenakan pada kondisi eksisting aktivitas
distribusi mulai dari pengepakan dan pengantongan hingga pengelolaan barang di
Gudang masih dikelola oleh berbagai vendor. Dalam penelitian ini dilakukan
pengembangan model dan kajian terhadap kelayakan penerapan jasa 3PL dalam
sistem distribusi SMGR khususnya untuk distribusi produk yang berasal dari
Pabrik Rembang. Berdasarkan studi kelayakan secara finansial dengan
menggunakan metode benefit cost ratio (BCR) didapat nilai BCR lebih dari 1. Hal
ini menunjukkan bahwa sistem distribusi 3PL layak untuk diimplementasikan.
Selain itu juga dilakukan analisa risiko untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang
mungkin terjadi serta bagaimana cara memitigasi risiko tersebut.
