PENGARUH GENDER-ROLE ORIENTATION TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA DI UNIVERSITAS CIPUTRA
Abstract
Profesi wirausaha seringkali distereotipkan sebagai profesi pria, hal ini tidak lepas dari fakta bahwa karakter seorang wirausahawan dipersepsikan berorientasi maskulin. Di sisi lain, wanita yang dipersepsikan berorientasi feminin dianggap tidak cocok dengan karakter seorang wirausahawan. Padahal, orientasi gender dan gender seseorang belum tentu sejalan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh Gender-Role Orientation yaitu maskulin, feminin dan androgynous terhadap intensi berwirausaha di Universitas Ciputra. Guna mengumpulkan data penelitian, kuesioner disebarkan ke 147 responden di Universitas Ciputra dengan tingkat pengembalian kuesioner 100%. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode incidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh variabel maskulin, feminin, dan androgynous sebagai variabel independen terhadap intensi berwirausaha sebagai variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel maskulin dan feminin tidak berpengaruh terhadap intensi berwirausaha, sedangkan variabel androgynous berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha.
