PERAN MOTIVASI KERJA, SELF EFFICACY, KOMPENSASI, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KSP USAHA BERSAMA MANDIRI
Abstract
Setiap organisasi harus dapat mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) secara
efektif dan efisien sehingga mampu menghasilkan kinerja terbaik. Apabila
karyawan mampu menghasilkan kinerja sesuai dengan yang diharapkan oleh
perusahaan, maka hal tersebut akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan.
Namun, saat ini banyak perusahaan yang tidak mampu mengelola sumber daya
manusianya dengan maksimal sehingga berdampak pada penurunan kualitas kinerja
karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja, self
efficacy, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Variabel
yang digunakan yaitu motivasi kerja (X1), self efficacy (X2), kompensasi (X3),
budaya organisasi (X4), dan kinerja karyawan (Y). Populasi dalam penelitian adalah
seluruh karyawan pemasaran yang bekerja di KSP Usaha Bersama Mandiri.
Penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 247 responden dengan menggunakan
teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel di mana peneliti akan
menentukan kriteria tertentu atau ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian.
Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa motivasi kerja mempunyai nilai signifikansi variabel sebesar
0,001, self efficacy mempunyai nilai signifikansi variabel sebesar 0,000,
kompensasi mempunyai nilai signifikansi variabel sebesar 0,000, budaya organisasi
mempunyai nilai signifikansi variabel sebesar 0,000. Hasil analisis regresi
menyatakan bahwa motivasi kerja, self efficacy, kompensasi, dan budaya organisasi
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terhadap kinerja karyawan KSP Usaha
Bersama Mandiri.
