PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Abstract
UD. Galilea.merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi
bone meal atau makanan ternak yang berasal dari tulang. Target produksi yang
ditetapkan perusahaan tidak pernah mencapai target dimana perusahaan juga telah
memberikan fasilitas mesin yang diharapkan dapat meningkatkan target produksi
namun tetap saja tidak berubah. Perusahaan sadar bahwa sumber daya manusia juga
memiliki unsur yang sangat penting untuk proses pengembangan usaha. Menurut
Fernanda (2019), untuk meningkatkan kinerja karyawan, kompensasi menjadi salah
satu faktor yang berpengaruh. Menurut (Brury, 2016), dengan adanya motivasi
kerja, untuk mengapai kinerja yang diharapkan oleh suatu organisasi atau
perusahaan akan lebih mudah tercapai. Sehingga rumusan masalah pada penelitian
ini adalah apakah kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja
karyawan pada UD. Galilea. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
populasi seluruh pegawai produksi UD. Galilea sebanyak 38 orang dan
menggunakan sampel jenuh sebanyak 38 orang. Prosedur pengumpulan data pada
penelitian ini adalah menggunakan kuesioner offline dengan menggunakan pilihan
beberapa alternatif jawaban berupa Skala Likert. Metode analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, uji Goodness, dan uji T.
Hasil penelitian menyatakan bahwa kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh
terhadap kinerja karyawan pada UD. Galilea. Simpulan dari kompensasi dengan
mempertahankan nominal gaji yang diberikan kepada karyawan serta melakukan
pertimbangan ulang tentang syarat pemberian bonus dan kompensasi kepada
karyawan dan memberikan jatah cuti selama 12 hari pertahun. Kemudian untuk
variabel motivasi dengan memberikan jaminan keselamatan kerja bagi seluruh
karyawan di UD. Galilea, dan melibatkan karyawan dalam menentukan pembagian
team di bagian produksi, mempertimbangkan dan menetapkan pemberian bonus
kepada karyawan dan memberikan kesempata
