STUDI KELAYAKAN UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS BIRO PERJALANAN WISATA DAVIDS TOUR AND TRAVEL DI SURABAYA
Abstract
Studi kelayakan bisnis berguna untuk mengukur sebuah usaha tersebut layak atau tidak untuk didirikan atau dikembangkan. DavidS Tour and Travel menggunakan analisis studi kelayakan bisnis untuk menentukan usaha ini layak atau tidak untuk dikembangkan. Studi kelayakan bisnis ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder. Proses pengumpulan datanya dengan cara wawancara dan observasi di lapangan. Analisis data yang diteliti dalam studi kelayakan bisnis ini terdiri dari lima buah aspek yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek hukum, dan aspek keuangan. Perhitungan untuk aspek keuangan bagian kriteria penilaian investasi menggunakan tiga metode analisis yaitu Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), dan Internal Rate of Return (IRR). NPV didapat nilai positif sebesar Rp299.258.315,16. PP menunjukkan waktu yang dibutuhkan untuk menutup biaya investasi adalah 1 tahun 4 bulan dan 19 hari. IRR yang didapatkan sebesar 62,04% yang hasilnya lebih besar jika dibandingkan dengan kredit dari suku bunga dasar kredit Bank Mandiri untuk kredit corporate dan kredit commercial. Analisis risiko menggunakan analisis skenario dengan omzet penjualan skenario terbaik meningkat 25% dari skenario normal dan omzet penjualan skenario terburuk menurun 25% dari skenario normal. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa usaha DavidS Tour and Travel adalah layak untuk dikembangkan karena kelima aspek yang dibahas dapat memenuhi standar tolak ukur yang ada.
