EVALUASI KINERJA KEUANGAN SWEET THINGS
Abstract
etiap perusahaan pasti ingin mencapai kinerja keuangan yang baik. Pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan. Dengan menganalisis laporan keuangan Sweet Things dalam upaya bertahan dan berkembang dalam industri fesyen, Sweet Things dapat memprediksi prospek di masa mendatang. Instrumen yang digunakan dalam mengukur kinerja keuangan Sweet Things adalah rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio aktivitas, rasio profitabilitas, dan rasio pertumbuhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Sweet Things berdasarkan rasio aktivitas, rasio profitabilitas, dan rasio pertumbuhan, serta menganalisis variabel manakah diantara IT, TAT, ROA, NPM, OPM, GPM, dan sales yang berpengaruh dominan terhadap kinerja keuangan Sweet Things.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Sweet Things, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah laporan laba rugi clan neraca Sweet Things periode Agustus 2011 - Oktober 2013. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan untuk menganalisis data tersebut digunakan analisis deskriptif dan analisis diskriminan. Pengolahan data dengan analisis diskriminan menggunakan aplikasi statistik, yaitu IBM SPSS 21. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah IT, TAT, ROA, NPM, OPM, GPM, sales, dan EAT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio aktivitas, rasio profitabilitas, dan rasio pertumbuhan berpengaruh terhadap kinerja keuangan Sweet Things, dan dari delapan variabel yang diteliti, terdapat tiga variabel yang signifikan berpengaruh menjadi faktor pembeda dalam menentukan kinerja keuangan Sweet Things baik atau buruk. Variabel yang dominan dalam mempengaruhi kinerja keuangan Sweet Things adalah TAT.
