| dc.description.abstract | Usaha D’Souvenir termasuk pendatang baru dalam Red ocean mengalami hambatan persaingan harga, baik berasal dari internal maupun eksternal. Hambatan internal D’Souvenir tersebut di karenakan tidak efisiennya promosi branding pada Red ocean dan harga pokok produk D’Souvenir yang tinggi. Hambatan eksternal D’Souvenir diakibatkan harga jual produk tinggi dibandingkan dengan harga pasar pesaing, selain itu pasokan gas yang langka membuat harga dipasar pesaingan fluktuatif, dan kerajinan keramik merupakan produk dengan kebutuhan khusus pada waktu yang tidak tentu. Penulis merasa penentuan harga jual merupakan komponen yang utama sehingga pengambilan keputusan dan pembentukan harga jual harus diambil dengan hati-hati, demi kemajuan perusahaan dan peningkatan dalam aliran kas perusahaan sehingga keadaan keuangan perusahaan dapat diketahui dan menjadi dasar pengambilan keputusan.
Untuk memilih metode penetapan harga yang terbaik bagi D’Souvenir, penulis menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat evaluasi dengan metode deskriptif. Penulis mendeskripsikan faktor-faktor penetapan harga pada produk tungku aromaterapi sehingga penulis dapat mempelajari dan memahami objek secara langsung. Subjek penelitian ini diambil sepuluh sampel menggunakan metode nonprobabilitas snowball sampling dengan melakukan wawancara pesaing produk sejenis dan calon konsumen, juga melakukan observasi reseller dan pesaing produsen. Wawancara dan observasi yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui metode penetapan harga yang digunakan, kemudian penulis melakukan perhitungan penetapan harga. selanjutnya, membandingkan ketiga perhitungan metode penetapan harga.
Analisis data menunjukan bahwa tidak ada hasil yang terbaik dalam menetapkan harga jual berdasarkan persepsi infoman, demikian praktek akuntansi tidak bisa digeneralisasi namun terjadi case by case, dan pada praktek nyata pelaku bisnis dalam pasar Red ocean kurang mengetahui metode penetapan harga dengan baik, dan belum menentukan metode penetapan harga yang tetap. Dari penelitian dapat di simpulkan metode penetapan harga yang terbaik adalah bersifat fleksibel sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, yaitu akan dominan menggunakan Competitive Based Pricing pada produk umum dan massal, menggunakan Value Based Pricing pada produk customize dan produk trend, sedangkan akan menggunakan Cost Based Pricing sebagai informasi dan pertimbangan internal perusahaan. | en_US |