| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan strategi pemasaran yang baru untuk Fadest. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif, dengan jenis studi kasus. Narasumber pada penelitian ini adalah 5 perusahaan yang dijadikan sebagai perusahaan benchmark. Metode penelitian menggunakan pendekatan benchmarking, didukung dengan analisis Five Forces dan SWOT. Analisis Five Forces digunakan untuk menganalisis keadaan industri saat ini, sedangkan analisis SWOT untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal kompetitor, serta strategi pemasaran yang mereka terapkan agar dapat bertahan dalam bertahan menghadapi persaingan.
Hasil dari penelitian ini adalah peluang usaha di industri clothing masih tergolong besar untuk di daerah Surabaya. Analisis SWOT menunjukkan posisi perusahaan Fadest berada di kuadran WO, yaitu pertemuan antara kelemahan dan peluang. Dengan mengadopsi beberapa cara pemasaran dari perusahaan benchmark, ditemukan strategi pemasaran baru untuk Fadest, yaitu mengembangkan produk dengan tema lucu dan fun, mempertimbangkan nilai produk dalam menentukan harga jual, melakukan sistem konsinyasi dengan beberapa toko di Surabaya, dan mengikuti pameran sebagai upaya promosi. | en_US |