Pengaruh Emotion dan Brand Awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Keripik Bekicot Uncle John
Abstract
Uncle John adalah bisnis yang bergerak di bidang food & beverage yang
menawarkan produk olahan daging bekicot yaitu keripik bekicot. Uncle John memiliki
banyak sekali kendala yang dihadapi baik internal maupun eksternal. Namun,
permasalahan utama yang sering dihadapi oleh Uncle John berkaitan dengan
penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Emotion dan
Brand Awareness terhadap minat beli konsumen terhadap Keripik Bekicot Uncle John
di Surabaya dan bali. Jika kedua hal tersebut diteliti dalam penelitian ini, maka dapat
ditemukan suatu penyelesaian atau inovasi atas suatu masalah yang dihadapi oleh
Uncle John. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif,
yang menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini
menggunakan populasi tidak terbatas, yaitu orang-orang yang belum pernah membeli
keripik bekicot Uncle John dan merupakan masyarakat Surabaya dan bali. Populasi ini
diambil pada semester ke 1 tahun 2021 dari bulan Januari 2021 sampai Mei 2021.
Sampel yang digunakan berjumlah 96 responden. Penelitian ini menggunakan jenis
data primer berupa kuesioner menggunakan ukuran skala Likert dan dalam kategori
data penelitian ini adalah skala interval yang tergolong dalam model data cross section,
data yang diambil dari satu waktu dengan banyak responden yang mengisi kuesioner.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software
SPPS. Berdasarkan hasil dari peneliti yang melakukan analisi pengaruh emotion dan
brand awareness terhadap minat beli konsumen keripik bekicot Uncle John diperoleh
kesimpulan sebagai berikut: Emotion tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen
keripik bekicot Uncle John. Hipotesis pertama pada penelitian ini ditolak; Brand
Awareness berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen keripik bekicot
Uncle John. Maka hipotesis kedua pada penelitian ini diterima.
