| dc.contributor.author | Purnamasari, Mira | |
| dc.date.accessioned | 2022-02-07T04:23:37Z | |
| dc.date.available | 2022-02-07T04:23:37Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.identifier.uri | http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4504 | |
| dc.description | Currently, go green activity is booming in the community. A lot of people are starting to use eco-friendly bags like spunbond bags and leave plastic bags behind. Therefore, Karya Abadi company wants to expand its business, from just as spunbond bag distributor into a home industry of spunbond bag. The purpose of this study is to determine whether Karya Abadi company is developable or not based on five aspects, namely market and marketing aspects, legal aspects, technical and technological aspects, human resources aspects, and financial aspects. In this study, the authors conduct a sampling by using judgement sampling. The samples in this research are 55 respondents, including the boutique’s visitors in PTC, Pasar Atom, GM, Royal Plaza, and TP as well as consumer companies in Surabaya.
This study includes the evaluation of the type of applied research because the authors collect and analyze data to make a decision. Types of data used are primary data. The model used in this study is feasibility study. Analysis of the selected data involves market and marketing aspect, legal aspect, technical and technological aspect, human resources aspect, and financial aspect. Results show that Karya Abadi has potential to meet the requirements of market aspect, legal aspect, technical and technological aspect, human resources aspect, and financial aspect, but does not meet the requirements on the marketing aspect. This is because the cost of production is more expensive than the price of company’s supplier.
Therefore, Karya Abadi company is not feasible to develop into a home industry. This study may be useful as references to readers who want to expand their business into home industry. Limitations of this study are that this research is only applicable in Surabaya; it uses assumptions to determine the amount of production, sales, and costs; and the data used are growth of retail or trade industry data; common size and thickness of spunbond bags; and no receivables is considered. | en_US |
| dc.description.abstract | Pada saat ini gerakan ramah lingkungan sedang booming di masyarakat, sehingga banyak masyarakat mulai menggunakan tas yang ramah lingkungan dan meninggalkan tas plastik. Oleh karena itu, perusahaan Karya Abadi yang sekarang hanya sebagai distributor tas spunbond ingin mengembangkan usahanya menjadi industri rumah tangga tas spunbond. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan pengembangan perusahaan Karya Abadi menjadi industri rumah tangga berdasarkan lima aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek hukum, aspek teknis dan teknologi, aspek sumber daya manusia, dan aspek keuangan. Pada penelitian ini, penulis melakukan pengambilan sampel dengan cara judgement sampling. Sampel yang digunakan adalah 55 responden, yaitu para pengunjung butik di PTC, Pasar Atom, GM, Royal Plaza, dan TP serta konsumen perusahaan di Surabaya.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian evaluasi terapan. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Model penelitian yang digunakan adalah studi kelayakan bisnis. Analisis data yang dipilih adalah dengan menggunakan aspek pasar dan pemasaran, aspek hukum, aspek teknis dan teknologi, aspek sumber daya manusia, dan aspek keuangan. Hasil dari penelitian ini adalah perusahaan Karya Abadi berpotensi untuk memenuhi syarat dari aspek pasar, hukum, teknis dan teknologi, sumber daya manusia, dan aspek keuangan tetapi tidak memenuhi syarat pada aspek pemasaran. Hal ini dikarenakan harga pokok produksi perusahaan lebih mahal daripada harga jual pemasok perusahaan.
Oleh karena itu, perusahaan Karya Abadi tidak layak untuk dikembangkan menjadi industri rumah tangga. Penelitian ini semoga bermanfaat untuk memberikan referensi kepada pembaca yang ingin mengembangkan bisnisnya menjadi industri rumah tangga. Keterbatasan pada penelitian ini adalah penelitian ini hanya cocok direalisasikan di Surabaya; adanya penggunaan asumsi untuk menentukan jumlah produksi, penjualan, dan biaya; data yang digunakan adalah data pertumbuhan industri perdagangan atau ritel; ukuran dan ketebalan tas spunbond yang digunakan adalah ukuran umum; serta dianggap tidak adanya piutang. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra Surabaya | en_US |
| dc.subject | Studi Kelayakan pengembangan Bisnis | en_US |
| dc.subject | aspek pasar dan pemasaran | en_US |
| dc.subject | aspek hukum | en_US |
| dc.subject | aspek teknis dan teknologi | en_US |
| dc.subject | aspek sumber daya manusia | en_US |
| dc.subject | Aspek Keuangan | en_US |
| dc.title | STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN BISNIS PERUSAHAAN KARYA ABADI DI SURABAYA | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.nidn | 0721127405 | |
| dc.identifier.kodeprodi | 61201 | |
| dc.identifier.nim | 10109230 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | TOMMY CHRISTIAN EFRATA | |