ANALISIS STUDI KELAYAKAN UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS PADA USAHA LIVING SKIN BOUTIQUE
Abstract
Living Skin Boutique adalah counter sabun yang berkonsentrasi pada penjualan soap bar. Soap bar Living Skin sendiri adalah sabun mandi natural dengan bahan dasar virgin coconut oil dan kandungan bahan-bahan alami lainnya, tanpa sodium laurat dan pewangi sintesis yang berbahaya bagi kesehatan kulit bila terakumulasi di dalam kulit. Living Skin Boutique akan mendirikan counter-nya di Supermall Pakuwon Indah Surabaya, lantai UG dengan luas counter 25 meter persegi. Kelayakan pembangunan Living Skin Boutique telah ditinjau dari lima kriteria aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek yuridis, aspek teknis, aspek keuangan, dan aspek manajemen. Aspek pasar dan pemasaran dianalisis menggunakan kuesioner yang dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat margin 5%, analisis SWOT, analisis marketing strategy (STP), analisis marketing mix (4P). Aspek Yuridis menganalisis izin usaha dan izin lokasi, serta pajak. Aspek Teknis menganalisis layout counter, logo Living Skin Boutique, dan lokasi. Aspek keuangan menganalisis total project cost, proyeksi laporan keuangan yang terdiri dari proyeksi laporan laba rugi, dan proyeksi laporan arus kas, kriteria penilaian investasi yang terdiri dari empat aspek yaitu payback period, net present value, internal rate of return, dan profitability index, serta analisis risiko yaitu analisis skenario. Aspek manajemen menganalisis system pengendalian yang efektif, struktur organisasi, dan sumber daya manusia. Living Skin Boutique telah memenuhi persyaratan kelima aspek kelayakan tersebut, hingga pembangunannya dapat dinyatakan layak.
