Show simple item record

dc.contributor.authorLieputra, Patrick
dc.date.accessioned2022-03-28T03:51:37Z
dc.date.available2022-03-28T03:51:37Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4716
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dan membandingkan metode harga pokok produksi dan harga jual yang sesuai dengan tujuan perusahaan dengan menggunakan metode “X”, variable costing dan full costing dalam menetapkan harga pokok produksinya, untuk penetapan harga jual akan membandingkan metode full costing dan variable costing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menentukan harga pokok produksi, metode “X” yang digunakan oleh Permata Nusantara tidak tepat untuk digunakan, karena hanya menghitung biaya bahan baku. Metode full costing memberikan harga pokok produksi yang lebih tinggi dari variable costing, karena metode full costing menjumlahkan semua unsur biaya produksi ke dalam kos produksi. Variable costing hanya menjumlahkan biaya produksi yang berperilaku variabel saja. Metode full costing adalah metode yang dipilih perusahaan dalam menentukan harga pokok produksinya dalam penetapan harga jual karena, sesuai dengan tujuan perusahaan yang ingin mengetahui secara benar biaya yang dikeluarkan. Dalam penentuan harga jual akan digunakan dua metode yaitu cost based pricing dan competitive based pricing. Harga jual dengan metode cost based pricing memberikan nilai yang lebih tinggi, tetapi dalam kondisi Permata Nusantara competitive based pricing adalah metode yang dipilih dalam menentukan harga jual karena, perusahaan ingin menetapakan harga jual yang kompetitif sehingga perusahaan dapat terus bersaing dengan kompetitor lainnya.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dan membandingkan metode harga pokok produksi dan harga jual yang sesuai dengan tujuan perusahaan dengan menggunakan metode “X”, variable costing dan full costing dalam menetapkan harga pokok produksinya, untuk penetapan harga jual akan membandingkan metode full costing dan variable costing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menentukan harga pokok produksi, metode “X” yang digunakan oleh Permata Nusantara tidak tepat untuk digunakan, karena hanya menghitung biaya bahan baku. Metode full costing memberikan harga pokok produksi yang lebih tinggi dari variable costing, karena metode full costing menjumlahkan semua unsur biaya produksi ke dalam kos produksi. Variable costing hanya menjumlahkan biaya produksi yang berperilaku variabel saja. Metode full costing adalah metode yang dipilih perusahaan dalam menentukan harga pokok produksinya dalam penetapan harga jual karena, sesuai dengan tujuan perusahaan yang ingin mengetahui secara benar biaya yang dikeluarkan. Dalam penentuan harga jual akan digunakan dua metode yaitu cost based pricing dan competitive based pricing. Harga jual dengan metode cost based pricing memberikan nilai yang lebih tinggi, tetapi dalam kondisi Permata Nusantara competitive based pricing adalah metode yang dipilih dalam menentukan harga jual karena, perusahaan ingin menetapakan harga jual yang kompetitif sehingga perusahaan dapat terus bersaing dengan kompetitor lainnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputra Surabayaen_US
dc.subjectHarga Pokok Produksien_US
dc.subjectHarga Jualen_US
dc.subjectMetode Full Costingen_US
dc.subjectMetode Variable Costingen_US
dc.subjectCompetitive based Pricingen_US
dc.titlePERBANDINGAN METODE PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL ATAS PERUSAHAAN PERMATA NUSANTARAen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidn0703126801
dc.identifier.kodeprodi61201
dc.identifier.nim10110094
dc.identifier.dosenpembimbingCHRISTINA WHIDYA UTAMI


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record