METODE PENETAPAN HARGA PADA PERUSAHAAN POPCORNER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi yang
paling murah dan harga jual yang paling menguntungkan bagi perusahaan
Popcorner. Dalam menghitung dan menetapkan harga pokok produksi, ada tiga
metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode “X”, metode full
costing, dan metode variable costing. Setelah harga pokok produksi ditentukan,
penelitian ini dilanjutkan dengan menghitung harga jual yang paling
menguntungkan bagi perusahaan Popcorner menggunakan dua metode yaitu
metode cost based pricing dan metode competitive based pricing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penetapan harga pokok
produksi yang paling murah Popcorner gunakan adalah metode variable costing.
Dengan harga pokok produksi sebesar 1.409,17 rupiah menjadikan metode
variable costing sebagai metode penetapan harga pokok produksi paling murah
jika dibandingkan dengan metode “X” yaitu 4.000 rupiah ataupun metode full
costing yaitu 1.714,72 rupiah.
Setelah harga pokok produksi ditentukan, perhitungan selanjutnya adalah
menghitung harga jual. Dalam menganalisis harga jual, peneliti menggunakan
data laporan keuangan Popcorner, harga jual kompetitor, dan hasil wawancara.
Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi untuk harga
jual yang ada di pasar popcorn, dokumentasi pada laporan keuangan Popcorner,
dan wawancara kepada kompetitor Popcorner. Dari hasil perolehan data dan
perhitungan yang dilakukan, competitive based pricing memberikan harga jual
yang kompetitif di pasar dan marjin keuntungan yang lebih besar dibandingkan
dengan metode cost based pricing, sehingga metode harga jual yang ditetapkan
menggunakan metode competitive based pricing.
