ANALISIS PE NENTUAN SALURAN DISTRIBUSI YANG SESUAI PADA PERUSAHAAN LATTE COMPANY
Abstract
“
ANALISIS PENENTUAN SALURAN DISTRIBUSI YANG SESUAI PADA
PERUSAHAAN LATTE COMPANY
”
Penentuan saluran distribusi yang sesuai pada sebuah perusahaan tidaklah
mudah dan memerlukan banyak pertimbangan.
Pe
nelitian ini dilakukan secara
kualitatif dengan tujuan untuk menganalisis penentuan saluran distribusi yang
sesuai pada Perusahaan Latte Company agar penjualan tidak menurun dan jumlah
retur tidak meningkat. Penentuan tersebut didasarkan pada empat kriteria yang
meliputi pertimbangan pasar, pertimbangan barang, pertimbangan perusahaan, dan
pertimbangan perantara.
Pertimbangan pasar meliputi jenis konsumen dan kebiasaan dalam
pembelian. Pertimbangan barang meliputi mudah rusaknya barang dan luasnya lini
produk. Pertimbangan perusahaan meliputi sumber pembelanjaan dan pelayanan
yang diberikan oleh penjual. Pertimbangan perantara meliputi pelayanan yang
diberikan oleh saluran distribusi, kegunaan saluran distribusi, sikap saluran
distribusi terhadap kebijakan produsen, dan pencapaian target penjualan. Subyek
penelitian yang dipilih sebagai informan adalah anggota kelompok, saluran
distribusi, pakar saluran distribusi, dan konsumen, sedangkan obyek penelitiannya
adalah Perusahaan Latte Company.
Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan
observasi yang keduanya didukung dengan pendokumentasian data. Wawancara
digunakan untuk mengetahui kesesuaian jawaban yang diberikan informan dengan
kriteria penentuan saluran distribusi yang sesuai. Observasi digunakan sebagai
bukti yang memperkuat hasil wawancara. Pendokumentasian dilakukan ketika
wawancara dan observasi telah dilakukan agar pengolahan data menjadi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menentukan saluran distribusi
yang sesuai pada sebuah perusahaan, perlu ditinjau terlebih dahulu dari kriteria
penentuan saluran distribusi yang sesuai. Berdasarkan hal tersebut, maka tingkat
saluran distribusi yang digunakan oleh Latte Company adalah tingkat satu dan
tingkat dua.
