| dc.contributor.author | Yusup, Adi Kurniawan | |
| dc.date.accessioned | 2023-03-30T09:55:08Z | |
| dc.date.available | 2023-03-30T09:55:08Z | |
| dc.date.issued | 2015-11-23 | |
| dc.identifier.uri | http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/6206 | |
| dc.description | Avadisia Berdiri Teguh merupakan perusahaan home-industry yang menjual sambal kemasan sebesar 150 gram dengan brand Jeng Sambel. Setelah perusahaan in beroperasi selama dua tahun, penjualan Jeng Sambel mash jauh di bawah kompetitor. Masalah utama yang menyebabkan konsumen tidak membeli produk Jeng Sambel adalah rasa kurang sedap, warna yang tidak stabil dan ketahanan lama yang singkat. Selain itu, perusahaan in juga menghadapi masalah overproduksi. Overproduksi menyebabkan produk yang tidak terjual dari reseller yang tidak dapat dijual kembali dan harus dibuang. Masalah lain yang muncul adalah proses pencatatan stok tidak berjalan dengan baik. Masalah-masalah tersebut berkaitan dengan aktivitas perencanaan, penjadwalan dan proses produksi dalam siklus produksi. Oleh karena itu, penulis berkeinginan untuk mendesain kembali proses perencanaan, penjadwalan dan proses produksi di
Avadisia Berdiri Teguh.
Penelitian in adalah penelitian kualitatif yang menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Proses wawancara melibatkan enam informan yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: kompetitor perusahaan ini, ahli pangan dan bisnis profesional. Penulis juga menggunakan teknik triangulasi untuk menguji validitas hasil dan panduan wawancara untuk menjaga reliabilitas. Observasi dilakukan dengan mengamati aktivitas produksi kompetitor. Pada akhirnya, data yang sudah terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis untuk mendesain kembali dua aktivitas produksi
Avadisia Berdiri Teguh.
Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan perbaikan pada beberapa bagian aktivitas produksi seperti pergantian penggunaan kemasan plastik menjadi kemasan kaca, memilah bahan baku yang standar sebelum produksi dan menerapkan prosedur standar termasuk waktu standar dan peralatan yang digunakan untuk produksi. Hasil akhir ditampilkan dalam bentuk diagram alur (flowchart). Selain itu, hail penelitian juga menunjukkan pentingnya penggunakan program aplikasi sederhana untuk mencatat stok bahan baku dan barang jadi.
Hail penelitian in diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan ini di masa yang akan datang. | en_US |
| dc.description.abstract | Avadisia Berdiri Teguh is home-industry company that sells 150 gram
packaged sambal (chili parte) with brand Jeng Sambel. After the company has operated for two years, the sales of Jeng Sambel are still far below other competitors. The main problems that cause customers do not purchase Jeng Sambel product are plain taste, unstable colour and short durability. Moreover, this company also has to deal with overproduction problem. Overproduction causes the unsold product from reseller that could not be sold again has to be disposed.
Another problem that happens is stock recording process does not run well. Those problems are associated with production planning and scheduling and production operation activity in the production cycle. Thus, the writer aims to redesign the production planning, scheduling and production operation process in Avadisia Berdiri Teguh.
This research is a qualitative research which uses interviews, documentation and observation as data collection method. Interview process involves six informants that are classified into three categories: this company's competitors, food experts and business professionals. The writer also uses triangulation technique to test validity of the result and interview guidelines to maintain the reliability. Observation was conducted by observing the competitor's production activity. The data collected were classified and analyzed to redesign the two production activities of Avadisia Berdiri Teguh in the end.
Final results of this research shows that those problems could be overcomed by refining some production activity parts such as switching plastic packaging to the jar bottle, selecting the standard raw material before production and implementing standard procedure including time standard and equipment used for production. The final result is in the form of flowchart. In addition, the results shows the importance of using simple application program to record the stock of materials and finished goods. The result is expected to greatly improve the performance of this company in the future. | en_US |
| dc.language.iso | en | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra Surabaya | en_US |
| dc.subject | company | en_US |
| dc.subject | sambal | en_US |
| dc.subject | planning | en_US |
| dc.subject | production | en_US |
| dc.subject | qualitative research | en_US |
| dc.subject | perusahaan | en_US |
| dc.subject | perencanaan | en_US |
| dc.subject | produksi | en_US |
| dc.subject | penelitian kualitatif | en_US |
| dc.title | REDESIGNING THE PLANNING AND SCHEDULING AS WELL AS THE PRODUCTION OPERATIONS PROCESS IN AVADISIA BERDIRI TEGUH | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 61201 | |
| dc.identifier.nim | 10312044 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Charly Hongdiyanto | |