Perancangan Aset Visual dan Media Promosi untuk Konten Little Milku
Abstract
Salah kaprah perawatan hamster masih merajalela di Indonesia. Maka dari itu untuk meningkatkan awareness perawatan hamster yang benar, Little Milku hadir sebagai sebuah media edukasi yang dapat dengan efektif menjangkau khalayak sasaran melalui media sosial. Little Milku baru saja dibentuk pada awal tahun 2022 sehingga awareness terhadap brand masih rendah karena masih belum adanya konten yang diunggah serta strategi promosi yang dijalankan untuk menarik audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perancangan aset visual konten beserta media promosinya yang efektif digunakan sebagai media edukasi perawatan hamster. Media sosial Instagram terpilih sebagai media utama untuk menjangkau target audiens Little Milku yang merupakan remaja perempuan Gen Z dengan usia 18-24 tahun karena fitur utamanya yang memanfaatkan konten berupa foto dan video. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder melalui studi literatur dari buku dan jurnal yang fokus membahas mengenai promotional media, social media marketing, kartun dan komik. Data juga didapat dari metode pengumpulan primer secara kualitatif melalui hasil wawancara terhadap expert user di bidang ilustrasi dan extreme user yang merupakan followers Little Milku. Selain itu, data juga didapat secara kuantitatif melalui survei kepada 155 followers Instagram Little Milku. Dari penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa untuk membuat konten yang bisa secara optimal digunakan sebagai media edukasi maka diperlukan bantuan ilustrasi dengan gaya visual kartun dengan warna yang sesuai dengan selera target audiens untuk memfokuskan atensi target audiens. Tak hanya itu, konten yang dibuat juga harus memiliki value yang selaras dengan tujuan utama Little Milku yaitu menjadi media edukasi perawatan hamster yang menarik. Dengan demikian diharapkan kesejahteraan hidup hamster di Indonesia juga akan semakin meningkat.

