Perancangan Aset Visual untuk Buku "Self Reflection Journal" dan Media Promosinya
Abstract
Penyakit mental dan kesehatan mental adalah suatu topik yang selama ini diselimuti stigma dan tabu, namun dengan perkembangnya generasi baru, pembicaraan menjadi lebih terbuka dari sebelumnya. Pemahaman yang baru untuk berbicara tentang kesehatan mental telah menyebabkan banyak coping mechanism dan terapi menjadi normal. Mekanisme koping ini semakin banyak digunakan ketika pandemi COVID-19 melanda, dan keadaan kesehatan mental dan akses ke layanan kesehatan mental menurun. Hal ini menyebabkan lebih banyak orang untuk melakukan riset sendiri mengenai cara-cara alternatif untuk menjaga kesehatan mental mereka, dan menemukan journaling. Dari masalah ini, lahirlah ide untuk Tinyday Creations. Tinyday Creations adalah bisnis start-up yang bergerak dalam bidang stationery dan buku jurnal, dengan fokus utama pada kesehatan mental dan cara merawatnya dari kenyamanan rumah sendiri. Penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk memahami bagaimana membuat desain produk yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan mental seseorang dari rumah sendiri, dan bagaimana cara terbaik untuk menggunakan berbagai media dan platform untuk mempromosikan produk tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui penelitian data primer yang diambil dari wawancara dengan extreme dan expert user, serta survei yang dilakukan dengan target audiens dari Tinyday Creations, yaitu wanita Gen Z yang tinggal di Indonesia. Metode lainnya adalah melalui penelitian sekunder dari buku dan jurnal akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain produk dan desain media promosi sangat penting dalam keberhasilan menarik perhatian dan meningkatkan minat pada merek/produk, dan merek harus memanfaatkan platform dan fitur media sosial yang ada secara efektif untuk hasil terbaik.

