Perancangan Brand Communication dan Media Promosi untuk Vivree Photography
Abstract
Vivree adalah bisnis jasa fotografi yang berfokus pada wedding fotografi. Vivree berdomisili di Surabaya dan sudah berdiri dari tahun 2019. Vivree memiliki target market milenial dengan usia 22-30 tahun. meski terus-menerus melakukan pendekatan, salah satunya dengan cara word of mouth yang disertai dengan media social. Hal ini dinilai masih kurang untuk mengkomunikasikan nilai Vivree kepada target audience. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang tepat untuk bisnis Vivree Photography yang ingin mengkomunikasikan nilai brand dan meningkatkan brand awareness di target market Vivree. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka terhadap buku dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dan jurnal nasional maupun internasional dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yang membahas mengenai media promotion, brand communication, brand awareness, consumer behaviour dan marketing promotion, agar tetap relevan dengan perubahan pada jaman sekarang yang lebih berbasis digital. Data juga didapat dari metode pengumpulan primer secara kualitatif melalui hasil wawancara terhadap expert user di bidang fotografi, marketing dan extreme user yang merupakan calon pengantin atau pengantin muda. Selain itu, data juga didapat secara kualitatif juga melalui forum grup diskusi kepada 15 orang sesuai target umur 22-30 tahun. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pada era digital, semua bisnis perlu beradaptasi dalam strategi pemasaran yang sesuai dan memahami perilaku konsumen agar mendapatkan keuntungan yang efektif dan optimal. Hasil penelitian menyatakan bahwa Vivree perlu melakukan brand communication dan strategi media promosi yang menarik perhatian. Brand communication yang dilakukan oleh Vivree untuk mengkomunikasikan value Vivree dengan menyuarakan tagline yaitu “Filiming the story beyond the eyes” dengan berbagai strategi promosi. Strategi promosi yang dilakukan dengan melakukan pameran dan media social. Dari hasil penelitian terhadap consumer behaviour Vivree ditemukan jika gaya desain yang sesuai adalah gaya desain minimalis dengan menggunakan elemen penting didalamnya dan didukung oleh warna warm tone untuk menciptakan kesan hangat yang sesuai dengan brand Vivree. Gaya desain foto yang sesuai untuk Vivree adalah gaya desain editorial yang dapat menyampaikan cerita dibalik foto konsumen.

