Perancangan Brand Communication untuk Mempromosikan Studio Foto "Basic Studio"
Abstract
Kurangnya studio foto yang berkonsepkan natural di Surabaya membuat konten kreator kesusahan mencari studio foto yang mereka inginkan. Dengan itu, berdirilah Basic Studio, yaitu studio foto berkonsepkan natural lighting. Namun permasalahannya, karena Basic Studio masih tergolong bisnis baru, maka belum banyak yang mengetahui keberadaan studio ini. Dibutuhkan strategi yang tepat dan efektif untuk mempromosikan studio foto Basic Studio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang tepat dan efektif untuk mempromosikan Basic Studio agar dapat dikenal oleh masyarakat. Instagram, TikTok dan Whatsapp adalah platform yang terpilih sebagi media utama untuk mempromosikan, karena dapat menjangkau khalayak sasaran Basic Studio, yaitu pemilik bisnis dalam bidang fashion dan konten kreator. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berupa wawancara ke extreme user yang merupakan konten kreator atau pebisnis yang sering menggunakan jasa layanan sewa studio dan juga expert user yang merupakan pengusaha yang memiliki bisnis di bidang yang sama, serta dilakukannya juga secara kuantitatif dengan menyebarkan survei ke 61 responden. Selain itu, dilakukan metode pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal yang berfokus pada branding. Dari hasil penelitian yang dilakukan, tercatat bahwa media promosi yang paling digemari oleh khalayak sasaran adalah fitur story pada Instagram, dengan sentuhan nuansa aesthetic dapat memikat daya tarik khalayak sasaran untuk berkunjung ke Basic Studio. Selain itu, fitur story pada Instagram merupakan fitur yang paling digemari oleh target market sehingga kedepannya akan membuat media promosi yang lebih condong ke fitur story pada Instagram. Dengan demikian, diharapkan meningkatnya brand awareness terhadap studio foto Basic Studio agar lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya area Surabaya.

