Perancangan Komunikasi Merek Korlena`s Cake dan Media Promosinya
Abstract
Korlena’s Cake merupakan sebuah usaha industri rumah tangga yang bergerak di bidang kuliner pembuatan kue homemade klasik yang sudah berjalan selama 6 tahun sejak tahun 2016 di Kota Tarakan. Namun, selama ini tidak ada kemajuan yang signifikan dari segi penjualan karena belum dilakukannya pemasaran yang efektif. Selama ini Korlena’s Cake hanya melakukan pemasaran melalui word of mouth dan media sosial whatsapp group yang khusus keluarga dan teman, sehingga hanya dikenali dalam kalangan keluarga, teman dan kenalan saja. Pemasaran yang tidak efektif tersebut menyebabkan banyak masyarakat diluar kalangan keluarga, teman, dan kenalan belum sadar akan kehadiran merek ini (rendahnya kesadaran merek). Maka dari itu, untuk meningkatkan kesadaran merek, di rancanglah komunikasi merek berupa beserta media promosinya untuk Korlena’s Cake sebagai solusi. Perancangan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rancangan komunikasi merek beserta media promosinya yang sesuai bagi Ibu-ibu rumah tangga berusia 30-40 tahun agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan kesadaran merek, keunggulan Korlena’s Cake dapat tersampaikan, dan meningkatkan penjualan. Untuk mengetahui bagaimana rancangan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data primer melalui metode kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap extreme dan expert user. Serta metode kuantitatif dengan melakukan survei terhadap 100 orang Ibu ibu rumah tangga. Selain itu, data juga didapatkan dari metode pengumpulan data sekunder dengan cara melakukan studi literatur dari buku dan jurnal yang membahas mengenai komunikasi merek, kesadaran merek, marketing media sosial, konten marketing, dan eWOM. Hasil Perancangan berupa strategi komunikasi merek berupa kampanye dengan nama “heartwarming traditional recipe” beserta media promosinya dengan gaya desain tradisional rumahan, yang dipromosikan dengan memanfaatkan media sosial Instagram, Facebook, dan Whatsapp sebagai media agar dapat menjangkau masyarakat luas.

