| dc.contributor.author | Adiwiria, Pradipta | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-29T16:15:03Z | |
| dc.date.available | 2025-12-29T16:15:03Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8874 | |
| dc.description | This study aims to formulate the design of a brand activation strategy that Brol needs to do! As a new brand in the market to be able to create brand awareness in the minds of its target audience who belong to the age class of late adolescence within 17 - 25 years old through a structured brand activation using a creative strategies in developing sales promotion through social media in order to take advantage of interactive content and increase social media engagement and creating brand awareness in the minds of its audience so that it is always be the top of mind on its audience in comparison to competitors in market. This research was conducted by using mixed research methods, namely conducting literature studies to obtain secondary data and conducting extreme user interviews with design, marketing, and branding backgrounds; as well as expert user interviews and questionnaires to the target audience with a background that suits Brol's target audience, namely late teenagers aged 17 - 25 years, and actively socializing in several different circles of friends to obtain primary data. The conclusion of this study states that doing a structured brand activation can be Brol's solution in creating brand awareness in the minds of its audience. A brand activation designed with a creative strategy will create an approach that is memorable but still effective for the target audience. Sales promotion activities are one of the activations that can increase audience recognition. By using promotional media such as social media, it allows brands to be able to take advantage of interactive content in their activation to trigger interaction between the audience and the brand. The interaction that occurs between the audience and the brand will increase social media engagement and increase the possibility of e-WOM and help accelerate the creation of brand awareness in the minds of the target audience. The results of the trial concluded that choosing the right visual elements can also help make it easier for the audience to remember and recognize a brand. The selection of the right language style also plays a big role in the formation of a brand image in the minds of the audience. | en_US |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan perancangan strategi aktivasi merek seperti apa yang perlu dilakukan Brol! Sebagai merek baru di pasar agar mampu menciptakan kesadaran merek di benak target audiensnya yang termasuk dalam kelas umur remaja akhir atau 17 – 25 tahun melalui suatu aktivasi merek terstruktur dengan menggunakan strategi kreatif dalam mengembangkan promosi penjualan melalui media sosial supaya dapat memanfaatkan konten interaktif dan meningkatkan social media engagement dan menciptakan kesadaran merek di benak audiensnya sehingga senantiasa menjadi top of mind audiens di bandingkan kompetitor di pasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian campuran yaitu melakukan studi literatur untuk mendapatkan data sekunder serta melakukan wawancara extreme user dengan latar belakang desain, pemasaran, dan branding; serta wawancara expert user dan kuesioner kepada khalayak sasaran dengan latar belakang yang sesuai dengan target audiens Brol yaitu remaja akhir berusia 17 – 25 tahun, serta aktif bersosialisasi di dalam beberapa lingkar pertemanan berbeda guna mendapatkan data primer. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa melakukan sebuah aktivasi merek terstruktur dapat menjadi solusi Brol dalam menciptakan kesadaran merek di benak audiensnya. Sebuah aktivasi merek yang dirancang dengan strategi kreatif akan menciptakan pendekatan yang berkesan namun tetap tepat efektif bagi sasaran audiens. Aktivitas promosi penjualan merupakan salah satu aktivasi yang dapat meningkatkan rekognisi audiens. Dengan menggunakan media promosi seperti sosial media, memungkinkan merek untuk dapat memanfaatkan konten interaktif dalam aktivasinya guna memicu terjadinya interaksi antara audiens dengan merek. Interaksi yang terjadi antara audiens dengan merek akan meningkatkan social media engagement dan meningkatkan kemungkinan terjadinya e-WOM dan turut mempercepat terciptanya kesadaran merek di benak target audiens. Hasil uji coba menyimpulkan bahwa pemilihan elemen visual yang tepat dapat turut mempermudah audiens mengingat dan mengenali suatu merek. Pemilihan gaya bahasa yang tepat juga berperan besar dalam terbentuknya citra merek di benak audiens. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Social Media Engagement | en_US |
| dc.subject | Kesadaran Merek | en_US |
| dc.subject | Konten Interaktif | en_US |
| dc.subject | Strategi Kreatif | en_US |
| dc.subject | Promosi Penjualan | en_US |
| dc.subject | Creative Strategy | en_US |
| dc.subject | Sales Promotion | en_US |
| dc.subject | Interactive Content | en_US |
| dc.subject | Brand Awareness | en_US |
| dc.title | Perancangan Strategi Aktivasi Merek BROL! untuk Menciptakan Kesadaran Merek bagi Kelas Umur Remaja Akhir | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 90241 | |
| dc.identifier.nim | 0206041810026 | |