| dc.contributor.author | Pudya, Aswin | |
| dc.date.accessioned | 2022-02-03T04:40:37Z | |
| dc.date.available | 2022-02-03T04:40:37Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.identifier.uri | http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4455 | |
| dc.description | The quick growth of swallow’s nest industry has attracted many investors to invest in this industry. This is can be proven by the increasing number of bird’s nest house number in Indonesia every year. Bird’s nest houses business in Indonesia with comes the lack of bird food resources in Indonesia, because the field of agriculture has been converted to real estate and industry. Lack of food resources encourages swallows to migrate to other places.
Lin Bird’s Nest also has the same problem with environmental change which results in production decrease of bird’s nest. As results the company takes a solution and decides to apply Captive Breeding System. Researcher conducts an assessment research to know the feasibility of Captive Breeding System in Lin Bird’s Nest company. The data are obtained from literature, observation and interview.
This research is limited to market aspect, legal aspect, technical aspect, management aspect and financial aspect. On market aspect the researcher conducts an assessment in SWOT, STP and Five Force analysis. Based on the result of SWOT analysist the company is stated in quadran II company in Surabaya as target market. From legal aspect, the company refers to the bird’s nest exploitation guidelines which regulated in Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan nomor: 449/Kpts- II/1999 mengenai Pengelolaan Burung Walet di Habitat Alami dan Habitat Buatan. On the other hand, the company has set the SOP as the guidelines and fulfills the required equipment as part of the investment, which makes the company declared appropriate from technical aspect. From the management aspect, the company is
declared appropriate, as the company has declared the work’s reqirement for labour and labour wage using UMR regulated in Bangkalan. Financial aspect is based on PI, NPV, IRR, and PP. From the analysis result the company is declared appropriate for normal and optimistic condition, but is not for the pessimistic condition. | en_US |
| dc.description.abstract | Perkembangan industri sarang walet yang pesat menarik minat banyak investor, hal ini dibuktikan dengan bertambahnya rumah walet di Indonesia setiap tahunnya. Menjamurnya rumah walet di Indonesia, ternyata tidak didukung dengan ketersediaan sumber makanan bagi burung walet, karena alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman penduduk dan industri. Hilangnya sumber makanan mendorong burung walet untuk bermigrasi ketempat yang lebih baik.
Akibat perubahan lingkungan juga dialami oleh perusahaan Lin Bird’s Nest, dan berdampak pada penurunan produksi sarang walet. Solusi yang diambil oleh perusahaan adalah menerapkan Captive Breeding System. Peneliti melakukan kajian penelitian untuk mengetahui kelayakan Captive Breeding System di perusahaan Lin Bird’s Nest. Data yang diperoleh berasal dari literatur, observasi di lapangan dan wawancara.
Penelitian ini terbatas pada aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek hukum, aspek manajemen dan aspek keuangan. Pada aspek pasar peneliti melakukan pengkajian pada SWOT, STP dan Five Force Analysis. Hasil analisis SWOT perusahaan berada pada kuadran II dengan target pasar perusahaan di Surabaya. Pada aspek hukum, perusahaan bertumpu pada pedoman pemanfaatan sarang walet yang diatur dalam Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan nomor: 449/Kpts- II/1999. Aspek teknis perusahaan telah mampu mendeskripsikan SOP sebagai pedoman kerja dan memenuhi kebutuhan investasi peralatan sehingga layak untuk dijalankan. Aspek manajemen, perusahaan telah mendeskripsikan kebutuhan tenaga kerja dan kemampuan untuk membayar upah sesuai dengan UMR kabupaten Bangkalan sehingga pengembangan usaha layak untuk dijalankan. Pada aspek keuangan, menggunakan analisis skenario yang terbagi menjadi kondisi normal, pesimis dan optimis. Penilaian keuangan didasarkan pada PI, NPV, IRR, dan PP. Hasil analisa menujukkan bahwa pada kondisi normal dan optimis perusahaan layak untuk dijalankan karena memenuhi ketentuan PI, NPV, IRR, dan PP tetapi pada kondisi pesimis tidak layak untuk dijalankan. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra Surabaya | en_US |
| dc.subject | Studi Kelayakan Bisnis | en_US |
| dc.subject | bisnis walet | en_US |
| dc.subject | penangkaran | en_US |
| dc.title | STUDI KELAYAKAN CAPTIVE BREEDING SYSTEM SARANG BURUNG WALET di LIN BIRD'S NEST BANGKALAN MADURA | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 61201 | |
| dc.identifier.nim | 10109163 | |