Show simple item record

dc.contributor.authorSugiharto, Teja
dc.date.accessioned2022-02-10T04:35:08Z
dc.date.available2022-02-10T04:35:08Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4524
dc.descriptionThe purpose of this research is to determine the feasibility of Indo Tani’s business development plan in Situbondo, Jember, Bondowoso, and Banyuwangi. Method of data collection is uses interview and observation. Data used in the study consist of primary and secondary data. Data processing method used is based on five aspects which are: market aspects, management aspects, legal aspects, technical aspects and technology, and financial aspects. In the market aspect, the data processing method used are five force analysis, STP analysis, SWOT analysis and marketing mix analysis. in the legal aspect,technical and technology, and management aspects, the data processing method used is comparison with similiar businesses. In the financial aspect, the data processing method used is the analysis of the payback period, net present value analysis, internal rate of return, profitability index analysis, and scenario analysis. Based on aspects of the market, business development as feasible as it can meet the eligibility criteria based on the five force analysis, STP analysis, SWOT analysis and marketing mix analysis. Based on the legal aspects, business development is feasible because it meets the criteria in the understanding of undertaking the maintenance of the Company's business entity Commanditaire (CV). Based on the technical aspects and technology, business development is feasible because of the ability determine the equipment used and provide a budget for the purchase of equipment. Based on the aspects of management, business development feasible because it is able to determine the specifications and description of the manpower needed and provide compensation in accordance with established standards. Based on the financial aspects, business development is feasible because the calculation of the payback period, net present value, internal rate of return, and profitability index committed exceeds the standards set. With the calculation of payback period of 1 year 203 days, the net present value of Rp.157.880.419, internal rate of return is 53%, and the profitability index is 1.9851. Thus, it can be concluded that the study of business development of Indo Tani in Situbondo, Jember, Bondowoso, And Banyuwangi is feasible.en_US
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dari rencana pengembangan bisnis Indo Tani berdasarkan aspek pasar, aspek manajemen, aspek hukum, aspek teknis dan teknologi, dan aspek keuangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Metode pengolahan data yang digunakan didasarkan pada lima aspek yaitu, aspek pasar, aspek manajemen, aspek hukum, aspek teknis dan teknologi, dan aspek keuangan. Pada aspek pasar, metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis five force, analisis STP, analisis SWOT, dan analisis marketing mix. Pada aspek hukum, metode pengolahan data yang digunakan adalah perbandingan dengan usaha sejenis. Pada aspek teknis dan teknologi, metode pengolahan data yang digunakan adalah perbandingan dengan usaha sejenis. Pada aspek manajemen, metode pengolahan data yang digunakan adalah perbandingan dengan usaha sejenis. Pada aspek keuangan, metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis payback period, analisis net present value, analisis internal rate of return, analisis profitability index, dan analisis skenario. Ditinjau dari aspek pasar, pengembangan bisnis dinyatakan layak karena dapat memenuhi kriteria kelayakan yang didasarkan pada analisis five force, analisis STP, analisis SWOT, dan analisis marketing mix. Ditinjau dari aspek hukum, pengembangan bisnis dinyatakan layak karena memenuhi kriteria dalam pemahaman untuk melakukan pengurusan badan usaha Perseroan Komanditer (CV). Ditinjau dari aspek teknis dan teknologi, pengembangan bisnis dinyatakan layak karena mampu untuk melakukan penentuan peralatan yang digunakan serta mampu menyediakan anggaran untuk membeli peralatan tersebut. Ditinjau dari aspek manajemen, pengembangan bisnis dinyatakan layak karena mampu untuk menentukan spesifikasi dan deskripsi tenaga kerja yang dibutuhkan serta mampu untuk memberikan kompensasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ditinjau dari aspek keuangan, pengembangan bisnis dinyatakan layak karena hasil perhitungan payback period, net present value, internal rate of return, dan profitability index yang dilakukan dapat melebihi standar yang telah ditetapkan. Dimana hasil perhitungan payback period selama 1 tahun 203 hari, net present value sebesar Rp.157.880.419, internal rate of return sebesar 53%, dan profitability index sebesar 1,9851. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa studi pengembangan bisnis Indo Tani di Situbondo, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi layak untuk dilakukan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputra Surabayaen_US
dc.subjectstudi kelayakan bisnisen_US
dc.subjectaspek pasaren_US
dc.subjectaspek hukumen_US
dc.subjectaspek teknisen_US
dc.subjectaspek manajemenen_US
dc.subjectaspek keuanganen_US
dc.subjectbusiness feasibilityen_US
dc.subjectmarket aspectsen_US
dc.subjectlegal aspectsen_US
dc.subjecttechnical and technologicalen_US
dc.subjectmanagement aspectsen_US
dc.subjectfinancial aspectsen_US
dc.titleSTUDI PENGEMBANGAN BISNIS INDO TANI DI SITUBONDO, JEMBER, BONDOWOSO, DAN BANYUWANGIen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidn0717078204
dc.identifier.kodeprodi61201
dc.identifier.nim10109174
dc.identifier.dosenpembimbingHelena Sidharta


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record