ANALISIS PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH IMC & BRANDING KELAS KONAIKOM
Abstract
Pandemi Covid - 19 menjadi krisis kesehatan pertama di dunia yang melanda kekebalan tubuh manusia. Indonesia merupakan salah satu negara yang merasakan dampak dari pandemi Covid – 19 dikawasan Asia Tenggara. Kota Surabaya adalah Ibukota dari Provinsi Jawa Timur dari Negara Indonesia dan memiliki sejumlah prestasi diantaranya adalah prestasi dibidang Pendidikan. Selama pandemi ini bidang pendidikan yang harus menyesuaikan sistem pembelajaran baru selama pandemi ini. Metode pembelajaran blended learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran online dan offline dalam satu waktu. Setiap sekolah atau kampus memiliki cara mereka sendiri dalam menerapkan Sistem ini. Universitas Ciputra adalah salah satu kampus yang menerapkan metode pembelajaran ini dan menjadi solusi sementara dalam keadaan pandemi yang sedang terjadi. Dengan begitu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal yang terjadi antara dosen dan mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode mencari data menggunakan Teknik Kuesioner tertutup. Dengan 20 orang mahasiswa Fikom kelas KONAIKOM sebagai populasi dan telah diketahui, maka populasi dari penelitian ini menggunakan total sampling. Metode analisis data dari penelitian ini menggunakan statistik parametrik dengan Teknik analisis Univariat, kemudian pembuatan kuesionernya menggunakan skala likert yang dibuat berdasarkan landasan teori dan penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan dalam hal penyampaian materi oleh dosen melalui media zoom terjadi proses komunikasi interpersonal dengan mahasiswa, dan juga saat dosen memberikan pernyataan mahasiswa menjawab, begitu pula dengan sebaliknya. Selain itu penelitian ini menemukan hambatan yang terjadi saat pembelajaran online berlangsung yaitu mahasiswa sering kehilangan sinyal saat materi disampaikan. Hal ini dibuktikan dengan indikator komunikator dan indikator hambatan yang memiliki nilai rata rata diatas 4,23 dengan masing masing memiliki nilai rata rat 4,60

