Perancangan Brand Activation beserta Media Promosinya untuk Moonshots Photography
Abstract
Moonshots Photography adalah bisnis di bidang jasa fotografi yang telah berdiri sejak 2019. Selama ini, Moonshots mempromosikan bisnis dengan cara pendekatan melalui sosial media instagram, disertai dengan word of mouth beberapa teman. Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut kepada target market Gen-Z, strategi promosi ini dinilai kurang untuk meraih awareness karena cakupan word of mouth terlalu kecil, dan instagram kurang aktif untuk menunjukkan brand awareness dengan kontennya yang kurang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meraih brand activation Moonshots untuk meraih awareness. Penelitian ini menggunakan metode mixed method, studi kuantitatif dan kualitatif. Studi literatur berupa kajian pustaka dari berbagai buku dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, dan artikel jurnal nasional dan internasional dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yang membahas mengenai topik brand activation, media promosi, dan gaya desain yang akan dipakai oleh brand. Sedangkan untuk metode kuantitatif dengan melakukan wawancara kepada narasumber yang memiliki keahlian di bidang fotografi dan photo retouching untuk menguji media promosi untuk brand activation yang akan dilakukan Moonshots, dan wawancara kepada 3 pemilik bisnis untuk menguji Moonshots sebagai brand fotografi, dan survey kepada target audiens untuk menguji apakah desain aktivasi bisa diterima dan dapat meningkatkan awareness. Dari masalah kurangnya awareness dari brand Moonshots Photography, strategi yang tepat untuk meraih awareness di kalangan Gen Z adalah dengan melakukan brand activation. Karena salah satu penyebab utama adalah kurang aktif di instagram, komunikasi yang harus dilakukan adalah dengan berbagai media sekaligus, agar Moonshots dapat dinilai aktif di berbagai sosial media. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Moonshots cocok untuk melakukan brand activation sebagai langkah utama. Brand activation adalah kegiatan seputar pengaktifan merek seperti kampanye, yang secara spesifik ditargetkan kepada target pasar tertentu, dan dapat dinilai efektif jika kegiatan tersebut bisa menggerakkan khalayak konsumen. Sedangkan media promosi yang efektif untuk target market Gen-Z adalah dengan menggunakan media berbasis online seperti instagram dan tiktok, karena tingkat ketertarikan Gen-Z terhadap media online lebih tinggi daripada media cetak, TV, dan lain-lain.

