Efektivitas Proses Komunikasi Interpersonal Antara Pemilik Toko Dunamis Dan Supplier
Abstract
Impor merupakan kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri ke dalam negeri dalam jumlah tertentu. Pasar Modern merupakan salah satu pasar di Kota Surabaya dan terdapat sebelas toko kelontong di Pasar Modern dan empat diantaranya telah berhenti beroperasi. Toko Dunamis adalah toko yang unik karena menjual frozen food impor yang tidak dijual di toko-toko lain di Pasar Modern. Penelitian ini ingin mengetahui apa saja unsur komunikasi interpersonal antara pemilik Toko Dunamis, salah satu toko kelontong yang menjual berbagai kebutuhan jenis bahan pokok dan supplier, sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal dan efektivitas komunikasi interpersonal antara pemilik Toko Dunamis dengan supplier. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dimana supplier Toko Dunamis berjumlah 10 orang dan satu orang pemilik Toko Dunamis sebagai populasi, karena jumlah populasi dari penelitian sudah diketahui, maka penelitian ini menggunakan total sampling. Untuk mengumpulan data sekunder menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur dan studi dokumentasi, dimana satu orang pemilik Toko Dunamis dan satu orang supplier dari Toko Dunamis ini diwawancarai untuk mencari data temuan dari kuesioner yang sudah disebarkan. Metode analisis datanya dalam penelitian ini menggunakan definisi operasional variabel, kemudian pembuatan kuesionernya dengan skala Likert, dan mencari frukuensi jawaban terbanyak responden dari frekuensi jawaban terbanyak dibuat pembahasan berdasarkan landasan teori dan penelitian terdahulu yang mendukung temuan penelitian ini, dan akhirnya akan ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah unsur dari proses komunikasi interpersonal antara pemilik Toko Dunamis dan supplier terdapat lima unsur yang paling dominan adalah memiliki keinginan untuk berbagi pesan dengan orang lain, komunikan perlu memahami pesan dari komunikator, komunikan perlu memiliki sikap aktif saat berkomunikasi dengan komunikator, media yang digunakan untuk berkomunikasi melalui saluran visual dan terakhir adalah hambatan yang dirasakan adalah suara kebisingan dari kendaraan bermotor. Sedangkan efektivitas komunikasi interpersonal antara pemilik Toko Dunamis dan supplier sudah efektif karena semua pihak yang terlibat memiliki sikap untuk tidak menyalahkan orang lain, mau untuk berbicara tentang masalah-masalah umum, mau mengakui kesalahan, perlu saling bersikap baik kepada orang lain, merasakan apa yang orang lain rasakan, memahami kondisi orang lain tanpa melakukan penilaian, harus mau saling menerima dengan baik dan perlu memperbaiki diri dan melakukan introspeksi diri.

