PENGELOLAAN AKUN INSTAGRAM DOUX BUTTER
Abstract
Pada tahun 2019 Negara Indonesia dilanda pandemi COVID-19, sehingga pengusaha UMKM di Indonesia melakukan pekerjaannya secara daring. Salah satu pekerjaan yang dilakukan secara daring adalah melakukan aktivitas promosi di media sosial. Salah satu UMKM yang melakukan aktivitas promosi di media sosial adalah Doux Butter. Doux Butter adalah sebuah bisnis yang menjual soft korean donut di Surabaya Timur dalam melakukan aktivitas promosi, Doux Butter menghadapi kendala berupa sepinya konsumen yang mengunjungi akun instagramnya. Sehingga, peneliti ingin meneliti bagaimana Doux Butter mengelola akun instagramnya dengan menggunakan teori social media marketing dan Instagram, untuk mengetahui apakah ada kekurangan pada Doux Butter dalam mengelola akun instagramnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi-kualitatif, karena peneliti ingin meneliti dan melihat bagaimana cara Doux Butter mengelola akun instagramnya. Data akan dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi, lalu data tersebut akan direduksi, dan diolah terlebih dahulu dimana hasil wawancara akan ditranskrip secara substantif, dan kemudian semua data akan disajikan secara sistematis. Kemudian data yang telah diperoleh akan divalidasi dengan menggunakan metode triangulasi sumber data untuk memastikan kembali data yang dikumpulkan terhadap 3 narasumber yang berbeda dalam penelitian ini narasumbernya ada pemilik bisnis, dan pengelola akun instagram Doux Butter, partner bisnis, dan pengikut akun instagram Doux Butter. Setelah divalidasi, peneliti akan melakukan uji realibilitas, adapun metode yang akan dilakukan untuk menguji realibilitas penelitian ini adalah uji dependability dan triangulasi tahap dua kepada ahli untuk mengonfirmasi kembali terkait penelitian ini. Hasil dari penemuan dari penelitian ini adalah pengelolaan akun instagram Doux Butter masih kurang maksimal, karena konten-konten yang dibagikan oleh Doux Butter masih kurang interaktif, sehingga akun instagram Doux Butter masih belum bisa mendapatkan interaksi dari pengikutnya dan calon konsumen. Adapun konten-konten yang disarankan agar bisa menimbulkan interaksi antar pengikut dan calon konsumen dengan pemilik dan pengelola adalah dengan membuat konten-konten yang interaktif seperti membuat konten mini polling pada story, atau konten berupa video testimoni, dan ulasan produk dari konsumen. Namun, konten-konten yang telah dibuat dan diunggah oleh Doux Butter sudah cukup menarik untuk menarik pengikut dan calon konsumen untuk mencoba produk-produk yang dibuat oleh Doux Butter.

