REPRESENTASI HUBUNGAN TIDAK SEHAT PADA FILM AFTER WE FELL 2021
Abstract
merugikan pasangan secara fisik dan emosional. Hubungan tidak sehat dalam hubungan pacaran pada saat ini, didominasi atau dicirikan oleh keegoisan, kecemburuan yang berlebihan, posesif yang berlebihan dan tekanan teman sebaya, perasaan cemas dalam hubungan pacaran, tidak menghargai pasangan, dan sikap negatif dalam hubungan pacaran. Keluar dari hubungan yang toxic memang tidak mudah, kebanyakan orang yang mengalami hubungan yang tidak sehat ini berusaha untuk melanjutkan hubungan atau mengakhiri hubungan yang sedang dialaminya. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan tidak sehat yang digambarkan oleh film After We Fell bisa menjadi indikasi masyarakat agar tidak jatuh dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi-kualitatif. Analisis penelitian ini menggunakan semiotika John Fiske tentang kode-kode televisi yang terlihat melalui kode-kode pada level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hubungan tidak sehat yang direpresentasikan oleh karakter Hardin dan Tessa. Karakter Hardin menunjukkan bagaimana dirinya melakukan kekerasan verbal maupun non verbal kepada Tessa. Melalui level realitas dapat dilihat kepribadian Hardin yang emosional dan Tessa yang selalu sabar menghadapi sikap Hardin. Dalam level representasi menangkap dengan kamera saat terjadi adegan dimana Hardin sengaja memanfaatkan pasangannya untuk mendapat apa yang diinginkan. Sedangkan pada bagian level ideologi merupakan sistem nilai yang direpresentasikan dalam berbagai media maupun tindakan sosial dan dalam level ideologi ditemukan adanya sikap temperamental, merendahkan, bermain sebagai korban, posesif, dan pemegang kontrol. Dalam film ini Hardin terlihat lebih dominan dalam hubungannya dan Tessa yang selalu merasa tersakiti tetapi tidak ingin keluar dari hubungannya karena terlalu cinta.

