• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Ilmu Komunikasi
    • Ilmu Komunikasi
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Ilmu Komunikasi
    • Ilmu Komunikasi
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REPRESENTASI HUBUNGAN TIDAK SEHAT PADA FILM AFTER WE FELL 2021

    Thumbnail
    View/Open
    Judul (288.9Kb)
    Halaman Pernyataan Keaslian (136.1Kb)
    Kata Pengantar (333.5Kb)
    Abstrak (232.4Kb)
    Daftar Isi (225.8Kb)
    Daftar Gambar (455.2Kb)
    Daftar Tabel (355.3Kb)
    Daftar Lampiran (351.7Kb)
    Bab 1 (485.6Kb)
    Bab 2 (412.4Kb)
    Bab 3 (372.9Kb)
    Bab 4 (954.2Kb)
    Bab 5 (331.9Kb)
    Daftar Pustaka (442.8Kb)
    Lampiran 1 (703.6Kb)
    Date
    2023-03-09
    Author
    Martan, Neisya Dhea
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    merugikan pasangan secara fisik dan emosional. Hubungan tidak sehat dalam hubungan pacaran pada saat ini, didominasi atau dicirikan oleh keegoisan, kecemburuan yang berlebihan, posesif yang berlebihan dan tekanan teman sebaya, perasaan cemas dalam hubungan pacaran, tidak menghargai pasangan, dan sikap negatif dalam hubungan pacaran. Keluar dari hubungan yang toxic memang tidak mudah, kebanyakan orang yang mengalami hubungan yang tidak sehat ini berusaha untuk melanjutkan hubungan atau mengakhiri hubungan yang sedang dialaminya. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan tidak sehat yang digambarkan oleh film After We Fell bisa menjadi indikasi masyarakat agar tidak jatuh dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi-kualitatif. Analisis penelitian ini menggunakan semiotika John Fiske tentang kode-kode televisi yang terlihat melalui kode-kode pada level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hubungan tidak sehat yang direpresentasikan oleh karakter Hardin dan Tessa. Karakter Hardin menunjukkan bagaimana dirinya melakukan kekerasan verbal maupun non verbal kepada Tessa. Melalui level realitas dapat dilihat kepribadian Hardin yang emosional dan Tessa yang selalu sabar menghadapi sikap Hardin. Dalam level representasi menangkap dengan kamera saat terjadi adegan dimana Hardin sengaja memanfaatkan pasangannya untuk mendapat apa yang diinginkan. Sedangkan pada bagian level ideologi merupakan sistem nilai yang direpresentasikan dalam berbagai media maupun tindakan sosial dan dalam level ideologi ditemukan adanya sikap temperamental, merendahkan, bermain sebagai korban, posesif, dan pemegang kontrol. Dalam film ini Hardin terlihat lebih dominan dalam hubungannya dan Tessa yang selalu merasa tersakiti tetapi tidak ingin keluar dari hubungannya karena terlalu cinta.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8953
    Collections
    • Ilmu Komunikasi

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire