| dc.contributor.author | Roadiastuty, Augita Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-14T03:28:19Z | |
| dc.date.available | 2026-03-14T03:28:19Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9292 | |
| dc.description | The awareness of the society to start caring about environmental impacts raise the demands on the industry to be able to carry out more responsible business activities. This demand encourages the emergence of brand activism, where the Brands take a stand, involve consumer aspirations and carry out economic actions that are more concerned about the interests of common life apart from profit orientation. By having a brand purposes and visions that are in line with the values believed by society, the potential for the brand to be more recognized and perceived positively will increase. Until then, this brand perception has the potential to also increase sales. This research took qualitative data using focus group discussion interview through purposive sampling with an open questionnaire, to find data that could represent consumer perceptions of brand activism, especially environmental activism of Manualle. After conducting three FGD sessions, processing primary data in the form of audio and video into verbatim text, conducting open coding, axial coding and selective coding using Atlas.ti, the analysis of this study showed that Manualle has appeared to be doing environmental activism and becoming a recommended brand in Indonesia as one of the brands with a strong and potential vision of environmental activism. Participants of this study further see Manualle as a potential brand, so it is expected to be able to drive change in the future, the first step of which can be done through managerial implementation in the company's internals, both in terms of product development, expanding environmental activism and marketing. The results of this research also found steps that can be applied as an evaluation and optimization of branding through brand activism strategy, so that in the future the brand will be able to contribute to changes in the environment for the better life in Indonesia. | en_US |
| dc.description.abstract | Kesadaran masyarakat untuk mulai peduli pada dampak lingkungan melahirkan tuntutan pada industri untuk dapat melakukan aktivitas bisnis yang lebih bertanggung jawab. Tuntutan ini mendorong munculnya aktivisme merek, yakni ketika para pelaku industri mengambil sikap, melibatkan aspirasi konsumen dan melakukan tindakan-tindakan ekonomi yang lebih mempedulikan kepentingan kehidupan bersama selain dari orientasi profit. Dengan memiliki tujuan dan visi brand yang sejalan dengan nilai-nilai yang diyakini masyarakat, maka potensi brand untuk lebih dikenali dan dipersepsikan secara positif akan semakin meningkat. Hingga kemudian persepsi brand yang baik ini berpotensi pula meningkatkan penjualan. Penelitian ini mengambil data kualitatif menggunakan teknik wawancara focus group discussion melalui purposive sampling dengan kuisioner terbuka, untuk menemukan data yang dapat mewakili persepsi masyarakat terhadap aktivisme merek, khususnya aktivisme lingkungan pada brand Manualle. Setelah melakukan tiga sesi FGD, mengolah data primer berupa audio dan video menjadi teks verbatim, melakukan open coding, axial coding dan selective coding menggunakan Atlas.ti, maka analisis penelitian ini menunjukkan bahwa Manualle telah tampak melakukan aktivisme lingkungan dan menjadi brand yang direkomendasikan di Indonesia sebagai salah satu brand dengan visi aktivisme lingkungan yang kuat dan potensial. Partisipan penelitian ini secara lebih lanjut melihat Manualle sebagai brand yang berpotensi, sehingga diharapkan mampu mendorong perubahan di masa mendatang, yang langkah pertamanya dapat dilakukan melalui implementasi manajerial di internal perusahaan, baik dalam aspek pengembangan produk, perluasan aktivisme lingkungan dan pemasaran. Hasil penelitian ini juga menemukan langkah-langkah yang dapat diterapkan sebagai evaluasi dan optimalisasi branding, sehingga kelak brand akan mampu memberi kontribusi perubahan lingkungan yang lebih baik di Indonesia. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Aktivisme Merek | en_US |
| dc.subject | Aktivisme Lingkungan | en_US |
| dc.subject | Persepsi Merek | en_US |
| dc.subject | Strategi Branding | en_US |
| dc.subject | Brand Activism | en_US |
| dc.subject | Environmental Activism | en_US |
| dc.subject | Brand Perception | en_US |
| dc.subject | Branding Strategy | en_US |
| dc.title | Strategi Aktivisme Merek Untuk Meningkatkan Persepsi Merek: Studi Kasus Aktivisme Lingkungan Pada Manualle | en_US |
| dc.title.alternative | Brand Activism Strategy to Improve Brand Perception: A Case Study of Manualle's Environmental Activism | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 61101 | |