Show simple item record

dc.contributor.authorUyun, Wardatul
dc.date.accessioned2018-12-20T06:02:41Z
dc.date.available2018-12-20T06:02:41Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1529
dc.description.abstractPEMANFAATAN JAMUR TIRAM PUTIH DALAM PEMBUATAN BISTIK JAWA TENGAH Saat ini produk olahan jamur tiram putih sedang berkembang. Banyaknya peminat olahan jamur tiram putih membuat responden yang semakin banyak untuk mengonsumsi olahan yang berasal dari jamur tiram putih. Jamur tiram putih mempunyai rasa yang lezat yang hampir menyerupai daging ayam. Selain itu tekstur yang dihasilkan juga menyerupai tekstur dari daging ayam. Pemanfaatan jamur tiram putih dalam pembuatan bistik Jawa Tengah diharapkan mampu untuk menambah varian olahan produk makanan yang berbahan dasar jamur tiram putih. Bistik merupakan makanan khas Jawa Tengah yang mudah dijumpai terutama di kota Solo karena bistik merupakan makanan khas dari kota tersebut. Bistik yang biasa di konsumsi menggunakan nasi putih sebagai pelengkap ditambah sajian sayuran berserta kuah yang manis dan gurih yang berasal dari rempah asli Indonesia seperti gula Jawa dan pala yang dimana rempah tersebut ditambahkan dalam pembuatan bistik Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat responden terhadap produk olahan yang berbahan dasar jamur tiram putih, dimana dalam penelitian ini juga ditunjang dengan adanya uji organoleptik dan juga uji laboratorium, dimana juga menggunakan lima perlakuan yakni 0%, 25%, 50%, 75% dan juga 100%, dimana 0% merupakan bistik yang menggunakan daging ayam, semakin tinggi persentase maka daging ayam di substitusi dengan jamur tiram putih hingga pada perlakuan 100% ditambahkan jamur tiram putih sebanyak 400 gram dan tidak menggunakan daging ayam sama sekali. Hasil dari uji laboratorium menunjukkan bahwa kandungan lemak pada bistik jamur tiram putih memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan bistik yang menggunakan daging ayam yakni sebanyak 4.52%, sedangkan bistik yang menggunakan daging ayam kandungan lemaknya sebesar 5.18%. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah jamur tiram putih yang ditambahkan maka responden akan semakin menyukai karena ditinjau dari segi rasa, warna, tekstur, dan aroma sangat disukai. Diperlukan percobaan lanjutan seperti uji serat pangan kasaren_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectJamur, Jamur Tiram putih, Bistik, Daging, Uji Organoleptiken_US
dc.titlePEMANFAATAN JAMUR TIRAM PUTIH DALAM PEMBUATAN BISTIK JAWA TENGAHen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record