Dampak Konflik Kerja di Bisnis Keluarga dan Nilai Personal terhadap Intensi Bekerja di Bisnis Keluarga dengan Moderasi Kekayaan Sosioemosional
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Konflik Kerja di Bisnis Keluarga dan Nilai Personal terhadap Intensi untuk Bekerja di Bisnis Keluarga dengan Moderasi Kekayaan Sosioemosional. Latar Belakang dalam penelitian ini adalah Banyak bisnis keluarga yang mengalami kesulitan untuk dapat bertahan dari generasi ke generasi yang disebabkan oleh sulitnya keputusan yang diambil untuk mempertahankan kelangsungan bisnis yang mengakibatkan kegagalan dalam proses suksesi. Nilai Personal, Kekayaan Sosioemosional dan Konflik Kerja di Bisnis Keluarga dapat memberikan kontribusi untuk intensi bekerja di bisnis keluarga guna mempertahankan keberlangsungan bisnis/ suksesi di bisnis keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif inferensial dengan alat Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan menggunakan skala likert dan metode analisis menggunakan uji metode struktual, uji efek moderasi. Sampel yang digunakan adalah Mahasiswa Magister Manajemen dari School Of Business Universitas Ciputra yang mengambil Konsentrasi Bisnis Keluarga Angkatan 20-23 dengan kriteria sampel terlibat di bisnis keluarga, pernah mengalami konflik kerja di bisnis keluarga dan memiliki jumlah anggota keluarga yang bekerja di bisnis keluarga > 2 orang sehingga sampel yang ditetapkan oleh rumus rule of thumb dengan mempertimbangkan kriteria adalah sejumlah 40 sampel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Konflik Kerja di Bisnis Keluarga (X1) dan Nilai Personal (X2) sebagai variabel independen , Kekayaan Sosioemosional (M) sebagai variabel Moderasi dan Intensi Bekerja di Bisnis Keluarga (Y) sebagai variabel dependen. Data kemudian diolah dengan SMART PLS 3.0 dengan menggunakan uji validitas (konvergen dan diskriminan), uji instrument, uji metode struktural dan uji efek moderasi. Hasil dari penelitian ini adalah Konflik Kerja di Bisnis Keluarga (X1) berpengaruh negatif signifikan, Nilai Personal (X2) berpengaruh positif dan signifikan, Kekayaan Sosioemosional (M) berpengaruh memperkuat X1 dan X2 terhadap Y.

