Faktor-faktor yang Membentuk Online Brand Trust Pada Usaha Cottonball
Abstract
Internet dan perkembangan pesat teknologi dan informasi mempermudah cara berkomunikasi antar manusia dan juga berdampak pada bisnis konvensional, salah satunya adalah maraknya online shopping. Online shopping atau belanja online dewasa ini semakin meningkat karena semakin banyak pengguna internet di setiap tahunya. Peningkatan besar pengguna internet memberikan peluang besar bagi pengusaha untuk beralih dan menjual barang melalui secara online (E-commerce). Pada E-commerce terdapat tantangan tersendiri, yaitu persaingan harga. Sehingga pengusaha harus merespon dengan tanggap agar mampu bersaing. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa calon konsumen rela membayar harga lebih mahal untuk suatu barang apabila mereka memiliki kepercayaan terhadap brand tersebut, online brand trust merupakan faktor yang sangat penting dalam merangsang pembelian di internet. Sehingga pada penelitian ini peniliti ingin mengetahui faktor-faktor yang membentuk online brand trust pada usaha cottonball. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Cottonball yang telah membeli produk terlaris di Shopee dalam periode Desember 2020 - November 2021 sebanyak 811 orang melalui ecommerce Shopee, teknik penentuan sampling yaitu purposive sampling sebanyak 148 subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner secara online melalui google form. Pada penelitian ini dilakukan analisis faktor ekplorasi. Hasil analisis didapatkan 3 set faktor yang membuat konsumen memiliki online brand trust yang tinggi pada cottonball, yaitu faktor (E-WOM) mampu menjelaskan 35.22%. Faktor (kelengkapan informasi dan kepuasan konsumen) mampu menjelaskan 17.71%. Faktor 3 (reputasi dan perceived risk) mampu menjelaskan 14.93%.

