Show simple item record

dc.contributor.authorLee Giok, Hana
dc.date.accessioned2019-01-15T09:16:09Z
dc.date.available2019-01-15T09:16:09Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1673
dc.description.abstractHotel X adalah "Javanese-Colonial" Boutique Hotel yang akan dibangun di lahan Singhasari Residence, Jalan Klampok, Singosari yang mengangkat tema Luxury, Ethnic, Eco Green Hotel. Hotel X mempunyai positioning "Your preferred Boutique Dutch-Colonial Hotel for an unforgettable Nostalgic Experience of Java". Hotel X bercita-cita menjadi preferred boutique hotel bagi customer yang mendambakan pengalaman yang lebih melalui konsep dan desain yang unik, menghadirkan suasana nostalgia kolonial, dengan tingkat pelayanan yang prima dan bersahabat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merencanakan promosi boutique hotel X. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian perencanaan promosi boutique hotel X, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: iklan dilakukan pada media masa majalah, koran, televisi mulai ditinggalkan. Sekarang iklan mulai beralih ke sosial media, dapat dikatakan saat ini sebagian besar iklan menggunakan online advertising. Selain memperhatikan harga, kekhususan dari konsep tematik boutique hotel yang diangkat harus teraplikasi dengan baik dan promosi penjualannya harus mengikuti dan menyesuaikan konsep dari boutique hotel itu sendiri. Saat ini hubungan masyarakat dan publisitas yang dilakukan oleh boutique hotel lebih banyak melibatkan media online daripada media offline. Walaupun harga dan promosi penjualan penting bagi konsumen, sales diharapkan mengenal konsep dari boutique hotel yang ditawarkan secara mendalam. Karena sales mempresentasikan boutique hotel itu sendiri. Saat ini social media sales mempunyai peranan signifikan didalam brand awareness maupun brand maintenance di dalam perusahaan boutique hotel. Pada masa ini konsumen yang memesan kamar hotel lewat travel agent berkurang, konsumen mulai memesan kamar hotel lewat online. Tujuan akhir dari direct marketing sebuah boutique hotel adalah supaya konsumen booking hotel lewat website hotel itu sendiri. Pembawa Word of Mouth (WOM) lebih banyak kepada influencer social media yang mempunyai banyak follower seperti blogger, vlogger, orang yang di endorse.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectboutique hotel, promosi, sosial mediaen_US
dc.titlePERENCANAAN PROMOSI BOUTIQUE HOTEL Xen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record