Pengaruh Intellectual Capital pada Kinerja Keuangan Perusahaan Keluarga dan Peran Keluarga sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus: Perusahaan Keluarga yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2020)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menguji pengaruh modal intelektual terhadap kinerja keuangan perusahaan keluarga dengan peran keluarga sebagai moderasi hubungan pengaruh tersebut. Modal intelektual diestimasi menggunakan metode Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) yang dikembangkan oleh Ante Pulic. Kinerja keuangan perusahaan diukur dengan Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Asset Turnover Ratio (ATO). Variabel peran keluarga diukur menggunakan Family Ownership (OWN), Family Board of Director (BOD), dan Family Chief Executive Officer (CEO). Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan keluarga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memiliki informasi terkait pemegang saham akhir perusahaan tersebut. Sampel yang digunakan adalah 98 perusahaan keluarga. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan jenis data cross section. Tahun penelitian mengambil dan membandingkan 2 tahun yang berbeda. Tahun 2019 bertujuan untuk mencerminkan kondisi sebelum pandemi covid-19 dan tahun 2020 mencerminkan kondisi saat pandemi covid-19. Hasil penelitian menunjukkan modal intelektual merupakan variabel yang positif dan signifikan mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan keluarga pada kondisi krisis dan sebelum krisis. Peran keluarga yang diharapkan dapat memperkuat pengaruh VAIC terhadap kinerja keuangan ternyata menunjukkan hasil yang sebaliknya dibeberapa indikator

