Kualitas Komunikasi Interpersonal Antara Pelatih dan Atlet Loncat Indah Jawa Timur dalam Upaya Pemenangan PON XX Papua 2021
Abstract
Loncat indah merupakan salah satu olahraga air dibawah naungan PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) yang gerakannya mengandalkan keluwesan dan koordinasi otot tubuh. Sebuah cabang olahraga tidak akan lengkap jika tidak ada pelatih dan atlet. Pelatih dan atlet menjadi instrumen penting dalam sebuah cabang olahraga yang dipertandingkan. Pada cabang olahraga, pelatih bertugas untuk memberikan instruksi kepada atlet dan membuat program latian untuk atlet lakukan pada saat latihan. Seorang atlet juga memiliki tugasnya sendiri untuk berlatih sesuai program dan instruksi yang diberikan oleh pelatih jika atlet ingin tampil baik pada pertandingan. Namun program latihan yang bagus masih belum cukup untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Interaksi yang dilakukan seorang pelatih saat memberi instruksi kepada atlet juga mempengaruhi performa atlet pada saat berlatih maupun saat bertanding. Oleh karena itu, penelitian ingin mencari tahu bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh pelatih dan atlet sehingga dapat memenangkan PON XX Papua. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan observasi lapangan. Pada hasil penelitian ini komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet sudah berjalan dan juga membantu untuk memenangkan PON XX Papua. Pelatih dan atlet menunjukkan komunikasi dua arah namun memang pelatih tetap menjadi yang dominan. Pelatih akan selalu melakukan pendekatan kepada atlet terlebih dahulu. Proses komunikasi antara pelatih dan atlet juga tidak hanya dilakukan pada saat berlatih saja, pelatih dan atlet juga melakukan interaksi diluar latihan. Komunikasi diluar latihan berguna sebagai pendekatan pelatih kepada atlet. Pendekatan ini berguna pada saat berlatih dimana ketika diluar latihan atlet terdapat suatu masalah yang mengganggu kinerja pada saat latihan, pelatih bisa memberikan sebuah solusi kepada atletnya. Karena semakin dekat pelatih dan atlet semakin mudah juga untuk berkomunikasi seperti pada pelatih dan atlet tim Loncat Indah Jawa Timur, mereka memiliki kode-kode khusus yang mempermudah komunikasi dan mempercepat atlet untuk memahami koreksi dari pelatih. Pelatih dan atlet juga telah menunjukkan keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan.
Collections
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Efektivitas Proses Komunikasi Interpersonal Antara Pembina Dengan Anak Asuhnya di Sanggar Merah Merdeka Surabaya
Wono, Hilda Yunita (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 2019-09)Researchers want to know that is not happen in the process interpersonal communication as well as improvement interpersonal communication between shelter comitee and foster kids in the Sanggar Merah Merdeka, which ultimately ... -
EFEKTIVITAS PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PEMILIK UD GLORY DAN SUPPLIER BIJI COKLAT
THOHA, CHRIS REYNALDI (Universitas Ciputra Surabaya, 2020)EFEKTIVITAS PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PEMILIK UD GLORY DAN SUPPLIER BIJI COKLAT Indonesia merupakan negara penghasil biji coklat terbesar ketiga setelah Pantai Gading dan Ghana. Sulawesi Tengah merupakan ... -
PENGARUH HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KOMUNIKASI TERHADAP VOLUME PENJUALAN DI RAY WHITE MULYOSARI
Effendi, Ellaura (Universitas Ciputra, 2015)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hubungan interpersonal dan komunikasi berpengaruh terhadap volume penjualan di Ray White Mulyosari. Populasi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah klien dari ...

